Sejak 3 bulan ini, makin pintar aja Rafael mengkoordinasi gerakan tangannya. Ngegenggam mainan uda mulai bisa lama, bisa digoyang-goyang lagi :)
Tapi juga sejak koordinasi tangan makin bagus, tangan dimasukkin ke mulut terus tiap kali ada kesempatan. Hehehe... (Kalau dulu bisa masukin tangan cuma waktu di dalam ayunan soalnya di situ kan sempit jadi 'nemu' tangannya gampang)
Kadang sampe 4 jari masuk smua! :))) Sambil bunyi “encup cup cup cup” dan bisa sampe nyaring banget.
Dengan uda bisa masukkin tangan ke mulut dengan mudahnya ini seh mending bisa bikin dia lebih tenang, jadi gak gampang bosan trus mewekan :) Dari sini juga kayaknya Rafael lebih dominan tangan kanan (thx, God) karena selalu tangan kanan yang dimasukkin ke mulut.
Ini beberapa foto-fotonya:




Gak tau kenapa kog Rafael gampang banget berkeringat ya. Gampang kepanasan. Waktu bangun pagi baunya sampe asem gitu dah wkwkwkwwkwk.... Padahal AC baru mati jam 5 pagi, dia biasa bangun jam 7.
Bantal kepala sampe bau apek. Hahahaha.... jadi harus sering-sering cuci dan ganti sarung bantal. Neh bantal kepalanya belum dijemur-jemur lagi.
Kalau uda mewek kencang dan waktu lagi nenen juga tuh biasanya 'gobyos' - kepalanya. Ckckckcckck...
Sampe-sampe papi bilang Rafael anak Kutub Utara. Hahahaha.... Abis keringat bisa sampe sebiji-biji jagung lho. Herannya, keringatnya yang berlebih tuh pasti di kepala (padahal rambut cuman di tengah, belakang kepala botak). Wadoh, ga ngerti kog bisa ya....?
Kemaren-kemaren gak tau gimana, tiba-tiba waktu mbalik nengok Rafael, posisinya uda gini:

Apa ini awal dia mbalikkan badan untuk tengkurap ya? Hehe... Moga-moga aja. Apalagi akhir-akhir ini sering banget bokongnya diangkat-angkat (apalagi waktu mewek/ngamuk). Makin ada kemajuan neh my baby.
Memang sudah cukup lama mami pingin beliin Rafael bouncer. Akhirnya dari mau membeli secara online sampai mau nitip mama angkat Rafael beliin di Jakarta, mami-papi mutusin belia aja yang ternyata ada dijual di Pekalongan (harga 550 ribu)!
Walaupun bouncer yang ini tidak bisa dipakai sampai balita tapi kami pikir ini cukup lah (daripada membeli online kan butuh waktu lebih lama lagi). FYI, ini cuma bisa dipakai sampai berat 12 kg, jadi hanya sampai umur sekitar 1 tahun.
Tepatnya hari ini, papi dan amah pergi membelinya.
(pertama kali ditaruh - masih mau ngeliatin mainannya)
Awalnya, Rafael gak terlalu enjoy duduk di atas bouncer. Mungkin masih bingung, terutama dengan rasa getarannya, hahahaaha... Juga gak tertarik dengan mainan-mainan, lampu yang berkedip-kedip, dan lagu-lagunya. Rafael memalingkan wajah. Apa yang salah, nak?
(berpaling, gak mau ngeliatin lagi! >.<)
Hey, tapi lihat, setelah beberapa saat Rafael mulai tertarik dengan mainan-mainannya! Mulai diperhatiin dan nyoba ngeraih :) Mami senang banget karenanya. Rafael mulai senang dengan bouncernya. Rupanya hanya butuh waktu menyesuaikan diri dengan bouncermu ya. Besok main-main di bouncermu lagi ya, nak :)
(setelah beberapa saat penyesuain diri, mulai tertarik.... hahaha)
(lagi nonton Playhouse Disney)
P.S: Updated Apr 2 - Rafael sudah mulai senang dan menikmati duduk di bouncernya (walaupun mewek juga kalau sudah bosan hahaha). Tapi sepertinya lebih senang kalau mainan di depannya dilepas, mungkin karena jadi lebih bebas bergerak-gerak. Way to go, my boy!

- Tidur malam lebih cepat & bangun lebih pagi.
Dulu sebelum ada Rafael (waktu hamil pun), tidur sampe lewat tengah malam, bisa sampe jam 1! Trus bangunnya jadi molor deh, bisa sampe jam 9.30! What a bad habit! :( Tapi sekarang harus cepat-cepat tidur kalau gak mau jadi kurang tidur. Abis Rafael kan pasti ada kebangun minta nenen. Bisa 1x atau 2x, bahkan paling parah bisa sampe 3x. Bisa-bisa kurang tidur aku kalau gak cepat-cepat tidur. Jadi diusahakan tidur paling lambat jam 11 (padahal masih pengen punya me-time :(). Bangun jam 7-8. Abis Rafael biasanya bangun jam segitu, jadi harus bangun juga deh. Syukur-syukur kalau dia belum bangun aku sempat berbenah rumah. Hehehe....
- Rutin minum susu
Ini soalnya butuh buat ASI. Kan butuh banyak cairan, vitamin dan gizi-gizi lain dari susu (lebih gampang minum susu daripada harus makan makanan bergizi yang macam-macam alias repot dapetinnya). Dulu sih minum susu 3x sehari tapi sekarang 2x aja, soalnya kalau malam sering malas mbikinnya. Hehe....
- Suka banget baca & nonton apa aja yang bertema 'baby'
Dulu pernah ngeluh ke suami kog aku gak punya majalah/tabloid favorit ya...? Padahal pingin rutin langganan majalah/tabloid buat bacaan. Tapi apa daya, aku gak senang satu pun majalah-majalah dan tabloid lokal Indonesia. Sebenarnya senangnya sih majalah luar tapi selain susah didapat di Pekalongan juga harganya yang mahal. Tapi sejak ada Rafael, sekarang aku berlangganan majalah Ayahbunda. Enjoy banget baca-baca artikelnya. Kalau ada liputan atau film tentang bayi juga, aku pasti langsung tertarik nonton. Ckckckck, uda punya bayi tu jadi gitu tho, hehehe...
- Suka window-shopping barang-barang bayi
Kemana-mana pasti nyari-nyari kalau ada toko bayi. Jadi senang liat-liat perlengkapan bayi. Trus pasti jadi pingin beli-beliin untuk Rafael. Tapi biasanya kalau gak penting apalagi mahal, suami ngelarang beli.
- Lebih malas dandan
Ini lebih tepatnya sejak hamil sih. Sekarang kalau mau pergi, jarang banget dandan sampe heboh yang pake lipstik, blush-on, rambut full catok. Soalnya mana sempat! Paling gampang sih rambut diikat aja atau dijepit. Selain itu juga rasanya uda malas aja gaya macam-macam. Yang penting rapi & bersih. Uda ada buntut neh yang harus diurusin dulu sebelum pergi, kayak merah ASI, mandiin, trus gantiin dia baju bagus. Jadi wajar kan kalau uda kehabisan waktu buat dandan. Haha.
- Belajar jadi 'dewasa'
Punya anak itu berarti uda saatnya aku gak mikirin diriku sendiri. Berpikir gimana memberi yang terbaik buat Rafael dan gimana caranya memberi dia contoh yang baik. Whew, susah banget ya jadi orang tua apalagi sebagai mami! Tapi aku harus terus belajar dan belajar.
Mother's Heart
I loved you from the very start,
You stole my breath, embraced my heart.
Our life together has just begun
You're part of me my little one.
As mother with child, each day I grew,
My mind was filled with thoughts of you.
I'd daydream of the things we'd share,
Like late-night bottles and Teddy bears.
Like first steps and skinned knees,
Like bedtime stories and ABC's.
I thought of things you'd want to know,
Like how birds fly and flowers grow.
I thought of lessons I'd need to share,
Like standing tall and playing fair.
When I first saw your precious face,
I prayed your life be touched with grace.
I thanked the angels from above,
And promised you unending love.
Each night I lay you down to sleep,
I gently kiss your head and cheek.
I count your little fingers and toes;
I memorize your eyes and nose.
I linger at your nursery door,
Awed each day I love you more.
Through misty eyes, I dim the light,
I whisper, "I love you" every night.
I loved you from the very start,
You stole my breath, embraced my heart.
As mother and child our journeys begin,
My heart's yours forever little one.